Institut Dharma Bharata (IDB) Grup Kendari menggelar wisuda periode 2026 di salah satu hotel di Kendari, Rabu (15 April 2026). Kegiatan wisuda ini dihadiri langsung oleh Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, Syahruddin, serta Kepala KSOP Kendari, Capt. Rahman.
Kegiatan wisuda tersebut diikuti oleh 59 peserta dari Program Studi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan (KPNK) dengan lulusan jenjang D-III/Ahli Madya Pelayaran.
Lulusan diharapkan dapat menempati berbagai bidang tenaga profesional, antara lain manajemen bisnis pada perusahaan pelayaran, administrasi pelabuhan, keagenan, perusahaan bongkar muat, logistik, terminal peti kemas, ekspor-impor, serta kepabeanan. Selain itu, lulusan juga berpeluang bekerja di instansi pemerintahan, seperti Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).
Rektor Institut Dharma Bharata (IDB) Grup Kendari, Dwi Kartika Prananingrum, menyampaikan bahwa wisuda ke-1 ini menjadi momentum penting bagi Dharma Bharata untuk berkontribusi bagi Indonesia dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi.
“Saya berharap para lulusan dapat membanggakan almamaternya, terus berkarya, dan berinovasi, terutama dalam bidang pelayaran dan kepelabuhanan,” ujar Dwi Kartika Prananingrum kepada awak media.
Ia juga menjelaskan bahwa sebelumnya perguruan tinggi ini merupakan gabungan dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Akademi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan (AKPN) Kendari, yang kemudian bertransformasi menjadi Institut Dharma Bharata (IDB) Grup.
“Di perguruan tinggi ini, kami juga menambah dua program studi baru, yaitu Manajemen dan Administrasi Publik,” tambahnya.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Ardiansyah yang menerima penghargaan atas tindakan heroik dalam penyelamatan insiden petugas PT PELNI Service Cabang Bau-Bau saat memberikan pelayanan KM Nggapulu Call 01 Voyage tahun 2024. Ia juga mengapresiasi Muhammad Yogi Chaniago Pramudya yang meraih juara pertama dalam Kejuaraan Turnamen Tatami Kick Boxing tahun 2025 di Mako Brimob Polda Sulawesi Tenggara.
“Ke depan, kami berharap calon taruna dan taruni yang mendaftarkan diri di institut ini semakin bertambah, sehingga dapat meningkatkan kualitas SDM profesional, khususnya di bidang pelayaran dan kepelabuhanan,” ungkapnya.
Predikat lulusan terbaik diraih oleh Gita Elvandiary, kelahiran Matahori, 6 Juli 2003, dengan IPK 3,77; Asrianti, kelahiran Kasabolo, 23 Juli 2003, dengan IPK 3,70; serta Zul, kelahiran Pulau Tambako, 7 Desember 2003, dengan IPK 3,69, dari jurusan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan. (B/ST)
sumber berita : SULTRATOP.COM
dilaporkan Oleh : Bambang Sutrisno